Pariwisata Tabalong
1. Monumen Api Abadi
2. Goa Pundun
Terletak
di perempatan jalan keberadaan tugu ini sangat strategis dan mencolok sekali.
Jika datang dari arah selatan, yaitu dari arah Banjarmasin atau jika dari arah
Timur, yaitu dari Kaltim ketika memasuki kota Tanjung perhatian pertama pasti
akan terkesima dengan sosok kokoh nan berapi-berapi ini. Popular dengan nama
Tugu Obor karena terdapat api abadi dipuncaknya. Api tersebut selalu hidup
walau hujan badai karena berasal dari gas alam yang disalurkan dari explorasi
minyak Pertamina. Namun nama tepatnya adalah Monumen Tanjung Puri, dibangun
dimasa kepemimpinan Bupati Dandung Suchrowardi (1984 - 1994).
Dirancang
oleh wartawan, sastrawan dan sejarawan kelahiran
Amuntai (Kab. Hulu Sungai Utara – Kalsel) bernama Yusni Antemas atau
dikenal dengan nama pena Anggraini. Bagian dasarnya berbentuk Sasanggan, yaitu
peralatan rumah tangga berupa wadah yang bisa menjadi tempat buah atau tempat
apa saja. Biasanya terbuat dari kuningan. Melambangkan kesejahteraan dan kecukupan
hidup. Ditengahnya ada menara explorasi minyak. Tabalong
sejak 1898 dikenal sebagai daerah penghasil minyak.
Dipuncak
tugu terdapat kelopak bunga melati. Bunga melati adalah bunga yang wangi yang
senantiasa melengkapi berbagai kegiatan masyarakat Tabalong dan Banjar pada
umumnya, khususnya kegiatan bersifat sakral. Oleh karenanya melati selain
menyebarkan keharuman kemana-mana dianggap juga sebagai bunga magis. Sementara
api abadi diatasnya melambangkan semangat masyarakatnya untuk terus bekerja
berusaha memperbaiki diri dan lingkungan yang senantiasa bergelora.
Dibagian
sisi bawah yang berbentuk Sasanggan terdapat tulisan sekaligus nama sebenarnya
dari tugu tersebut, yaitu “Monumen Tanjung Puri” dan tiga kalimat motto
Banua Saraba Kawa, Kabupaten
Tabalong, yaitu: Kawa Baucap (Sanggup Bicara), Kawa Manggawi
(Sanggup Mengerjakan) dan Kawa Manyandang (Sanggup Bertanggung Jawab).
Monumen
Tanjung Puri alias Tugu Obor saat ini menjelma menjadi maskot landmark
Kabupaten Tabalong. Api abadinya yang pantang padam kecuali ketika ada perawatan
seakan menyimbolkan energy yang tak pernah habis dan semangat masyarakat
Tabalong yang selalu bekerja keras pantang menyerah.
2. Goa Pundun
Terletak di desa Purui kec.Jaro,
berjarak sekitar 65 km dari pusat kota Tanjung dengan jarak tempuh sekitar 1,5
jam perjalanan. Goa Pundun ini memiliki sebuah cekungan kolam dengan air
berwarna biru kehijauan yang tentunya sangat menyegarkan dan dingin bila
bercebur disini.
Di dalam goa ini sering digunakan oleh
sebagian warga desa purui untuk memancing ikan ikan yang ada di sungai goa
gunung pundun ini adalah ikan jelawat dan ikan pintit atau ikan lele nah luar
biasa bukan potensi wisata dikabupaten tabalong sungai di dalam goa ini sangat
menarik dan sangat cocok disusuri dengan menggunakan ban karetnamun untuk
menyusuri goa ini kami menyarankan anda harus membawa warga setempat.
Namun kita harus berhati-hati karena
masih alaminya goa gunung pundun ini bisa saja ditempat kita berpijak atau
berpegangan itu ada ular.
3. Air Terjun Riam Mesi
Terletak
di Desa Salikung, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.
Jarak desa ini dari Ibu Kota Kabupaten Tabalong, yakni Kota Tanjung kurang
lebih 70 kilometer.
Selain
jaraknya yang cukup jauh, akses yang dilalui untuk mencapai tempat wisata air
terjun Riam Mesi ini cukup ekstrem, terlebih di saat hujan karena jalanannya
berbatu. Namun di sepanjang jalan kita akan disuguhi pemandangan pegunungan
yang indah.
Lelah
sepanjang perjalanan akan terbayarkan dengan pemandangan air terjun 13 tingkat.
Gemericik air terdengar sayup-sayup dari balik pepohonan. Keindahan air terjun
Riam Mesi memukau siapa saja yang datang ke kawasan ini. Pemandangan asri
lengkap dengan pepohonan hijau alami membuat air terjun Riam Mesi menjadi
primadona para wisatawan yang menyukai petualangan.
4. Air Terjun Riam Mambanin
Terletak
di desa Marindi, kec. Haruai terdapat Objek Wisata Air Terjun Riam Membanin.
Berjarak sekitar 45 km dari kota Tanjung ibukota Kab. Tabalong atau sekotar 40
menit waktu tempuh.
Air
Terjun yang memiliki tinggi sekitar 5 meter memiliki panorama alam yang sangat
indah dengan pepohonan yang ada di sekitar air terjun, sangat cocok bagi anda
yang suka berwisata alam terbuka. Daya tarik utama di Tempat ini adalah air
terjun dan batu-batu besar yang membentuk riam-riam kecil yang di aliri air
dari pegunungan, tentunya airnya sangat bernih dan bersih.
Sayangnya
tempat wisata ini masih belum terkelola dengan baik, meski pada tahun 2010
pemerintah telah membangun jalan akses menuju riam membanin tapi masih belum
sebagus tempat-tempat wisata lain nya yang ada di kab. Tabalong seperti air
terjun lano dan riam kinarum. Pengelolaan tempat ini hanya dilakukan oleh
masyarakat desa Marindi. Sebab, medan jalan yang dilalui pada saat musim
penghujan seperti sekarang ini berlumpur dan licin, lalu ada yang menanjak atau
menukik turun kemudian menyeberangi sungai kecil
Tapi
sekarang, jalan menuju air terjun telah dibuat untuk roda 2 sekitar 3 km oleh
warga sekitar, jadi untuk akses jadi lebih mudah, hanya saja tata ruang di
kawasan Objek wisata ini masih belum di kelola dengan baik.
5. Taman Tanjung
Taman
ini, terletak di pusat kota tanjung. Kondisi taman ini sangat asri dan indah,
serta juga terdapat banyak monumen-monumen untuk mengenang masa-masa penjajahan
jaman dahulu. Tempat bermain, dan kuliner. Di taman ini juga sering di adakan
acara-acara lokal, dan sangat cocok sebagai temat untuk menenang pikiran. Juga
mengenang masa-masa penjajahan yang pernah terjadi di tempat lokal.






Komentar
Posting Komentar